Gardening

TIPS SUKSES TANAM TOMAT

Hai teman berkebun, kali ini kita akan membahas tentang tanaman tomat. Tomat memang hampir ada di setiap masakan Indonesia dan cocok dijadikan berbagai macam olahan. Tomat kaya akan vitamin C, antioksidan dan juga mineral. Mari kita bahas tips sukses tanam tomat.

Menanam tomat di pekarangan rumah sangat menguntungkan. Selain karena menghemat uang belanja, kita juga dapat menikmati hasil panen sendiri yang tentunya lebih sehat jika dirawat secara organik.

tomat cherry jenis strawmato
tomat cherry yang saya rawat secara organik

Di Indonesia kita bisa menanam tomat sepanjang tahun. Baik musim kemarau maupun musim penghujan. Hanya perawatannya saja yang perlu disesuaikan. Bandingkan dengan negara subtropic yang hanya bisa menanam di musim semi atau musim panas. Wah beruntung sekali ya kita…

Nah berikut ini ada 10 tips menanam tomat skala rumah tangga berdasarkan pengalaman saya. Yuk simak apa saja…

1. Pemilihan Benih
Pemilihan benih adalah langkah awal yang cukup penting pada penanaman tomat. Pilihlah benih yang sesuai dengan ketinggian dataran dimana teman-teman tinggal. Dataran rendah berada pada ketinggian kurang dari 400 meter di atas permukaan laut, dataran medium atau menengah pada 400–700 di atas permukaan laut, dan dataran tinggi lebih dari 700 di atas permukaan laut. Untuk mengetahui berapa ketinggian dataran tempat tinggal kita, bisa googling saja atau lihat keterangan di stasiun kereta terdekat. Biasanya dicantumkan ketinggian datarannya.
Benih yang beredar di pasaran, khususnya benih lokal biasanya mencantumkan rekomendasi dataran ini.

tomat mawar, tomat cherry, tomat sayur
aneka jenis tomat yang pernah saya tanam

Pengalaman saya menanam benih dataran tinggi di dataran rendah ada yang berhasil ada yang tidak berhasil. Merawat tanamannya pun juga lebih sulit dan pertumbuhannya tidak sebagus tanaman yang sesuai dengan peruntukan datarannya. Tapi kadang saking kepinginnya menanam jenis tomat tertentu, ya saya nekat saja hihihii… ada yang sama?

tomat sayur, tomat cherry kuning
panen tomat dari pekarangan rumah

Selain ketinggian, perhatikan pula ketahanan benih terhadap penyakit. Biasanya dicantumkan juga dalam kemasan benih penyakit-penyakit apa yang sudah diantisipasi dan penyakit apa yang harus diwaspadai.

2. Media Tanam
Gunakan media tanam yang kaya akan unsur hara. Saya menggunakan tanah yang dicampur dengan pupuk kendang atau kompos dan sedikit sekam untuk aerasi. Jika tanam di tanah langsung gemburkan tanahnya terlebih dulu. Tomat tumbuh dengan baik pada pH 6-7. Jika tanah terlalu asam kita bisa tambahkan kapur pertanian atau dikenal dengan kapur dolomit. Selain berfungsi menaikkan ph tanah, kapur dolomit juga merupakan sumber unsur Ca yang bermanfaat mencegah kerontokan bunga dan penyakit blossom end rot. Diamkan dulu media tanam selama dua minggu sebelum digunakan ya, agar material organiknya menyatu. Kadang jika langsung digunakan bisa membakar tanaman.

tomat hijau
tomat yang saya tanam di tanah

Oh ya, tomat juga bisa ditanam secara hidroponik dengan. Biasanya menggunakan bucket system dengan media hydroton. Saya pernah mencoba menggunakan self-watering pot dengan media sekam bakar. Alhamdulillah bisa tumbuh hingga berbuah. Jangan lupa gunakan nutrisi hidroponik khusus tomat agar hasilnya optimal.

tomat yang ditanam secara hidroponik dengan media sekam bakar

3. Penyemaian
Menanam tomat sebaiknya disemai terlebih dulu ya teman-teman. Tujuan penyemaian adalah mempermudah perawatan bibit yang masih kecil dan ringkih. Media semai dapat menggunakan sekam bakar, cocopeat, tanah atau mencampur ketiganya. Biasanya tidak sampai seminggu tomat akan berkecambah.

bibit tomat
menyemai tomat pada media sekam bakar yang dicampur tanah

Perhatikan kebutuhan sinar matahari selama penyemaian, jangan sampai kekurangan sinar matahari karena akan mengakibatkan etiolasi. Rawat hingga memiliki daun sejati 4 helai lalu pindah tanamkan ke pot yang lebih besar.

bibit tomat
bibit tomat siap pindah tanam

4. Lokasi Tanam
Tomat dapat langsung ditanam langsung di tanah atau menggunakan pot dingan ukuran 40 cm. Perhatikan drainasenya jika menggunakan pot. Pastikan lubang pembuangan air lancar agar air tidak menggenang di dalam pot.

tomat ranti, tomat mawar
paparan sinar matahari penuh sangat penting

Pastikan tanaman tomat kita mendapatkan paparan sinar matahari penuh. Jika kurang akan mengakibatkan pertumbuhan kurang optimal yang ditandai dengan daun kecil, batang tinggi dan tanaman terlihat ringkih. Sirkulasi udara juga perlu diperhatikan. Sirkulasi udara yang baik lancar membuat daun-daun tanaman tomat kering sehingga mencegah serangan jamur dan penyakit lain.

tomat cherry, strawmato
tomat bersebelahan dengan bunga refugia

Oh ya, tanam tomat bersebelahan dengan bunga-bunga refugia dan tanaman pendamping seperti tanaman herbal. Tujuannya agar mencegah hama yang menyerang tomat dengan menghdirkan musuh alami si hama tersebut. Selain itu, tanaman bunga mengundang serangga baik yang membantu penyerbukan bunga tomat. Makin banyak bunga yang berhasil diserbuki makin banyak pula buah tomat yang dihasilkan.

tomat cherry
tomat ditanam bersama bunga-bunga

5. Penyiraman
Tomat menyukai air karena sebagian besar tubuhnya terdiri dari air. Siram sehari sekali atau dua kali sehari menyesuaikan kebutuhan tanaman. Jaga medianya agar tetap lembab ya. Tomat yang kekurangan air akan layu dan lemah, sedangkan tomat yang kelebihan air akan rentan mengalami busuk akar dan serangan jamur.

buah tomat pecah
tomat pecah karena penyiraman tidak teratur

6. Ajir dan Mulsa
Tomat tanaman yang tidak berkayu dan tumbuh memanjang sehingga membutuhkan ajir sebagai penyangga. Jika tomat dibiarkan rebah menyentuh tanah maka akan mudah terkena hama dan penyakit. Penyangga juga berfungsi memperbaiki posisi tomat agar mendapatkan sinar matahari yang cukup.

tomat sayur
tomat saya rambatkan di pagar rumah

Mulsa digunakan untuk menjaga kelambaban media tanam dan mencegah tumbuhnya gulma di sekitar tanaman. Gulma bisa menjadi sarana penularan penyakit dan membuat tanaman berebut nutrisi.

daun-daun kering saya gunakan sebagai mulsa

7. Pemupukan
Pada masa vegetatif pembentukan daun dan batang membutuhkan unsur NPK dengan dominan N. Pupuk yang biasa saya gunakan adalah pupuk organik cair buatan sendiri yang diberikan seminggu sekali. Jika teman-teman menanam secara anorganik atau semi organik bisa menggunakan pupuk NPK Mutiara biru yang diberikan 2-3 minggu sekali. Pada masa pembentukan bunga dan buah memerlukan booster unsur P & K. Pupuk organik yang kaya akan P dan K diantaranya terbuat dari batang, dauh dan kulit pisang juga dari fermentasi daun bambu. Bisa juga menggunakan pupuk organik pabrikan seperti pupuk guano yang merupakan sumber phospat alami. Sedangkan pupuk anorganik di pasaran banyak sekali jenisnya, silahkan pilih dan disesuaikan kebutuhan saja.

bunga tomat, tips sukses tanam tomat
fase generatif membutuhkan pupuk P & K

8. Pemangkasan
Pemangkasan disebut juga pewiwilan atau perempelan. Pewiwilan dilakukan pada tunas air yang tumbuh di ketiak daun. Tujuan pewiwilan adalah agar tanaman fokus pada pertumbuhan cabang utama. Sehingga buah yang dihasilkan lebih besar. Selain memangkas tunas air, perlu juga rutin membuang daun-daun tua yang menguning dan sudah tidak produktif.

tomat cherry hijau, tips sukses tanam tomat
pewiwilan bertujuan agar tanaman fukus pada pembentukan buah

9. Pengendalian Hama
Tomat termasuk tanaman yang disukai sekali oleh hama terutama kutu putih. Hampir setiap kali saya tanam tomat selalu diserang kutu putih. Maka sediakan pestisida organik. Atau jika teman-teman cukup telaten kutu bisa diambil satu per satu setiap kali menemukan. Pestisida kimia juga banyak sekali beredar di pasaran, namun untuk menanam skala rumah tangga saya kira pestisida organik sudah cukup. Pestisida organik andalan saya adalah neem oil atau minyak mimba. Pestisida organik pabrikan juga banyak dijual di pasaran, biasanya udah didapatkan di toko pertanian atau marketplace. Nah jika teman-teman ingin lebih hemat, bisa membuat pestisida sendiri. Ada banyak sekali resep pestisida yang bisa digoogling, misalnya dengan bahan daun sirsak, daun papaya, bawang, cabai, kunyit dan lain-lain. Coba yang bahan-bahannya paling mudah didapatkan di sekitar kita.

tips sukses tanam tomat
menjaga kebersihan sekitar tanaman membantu mencegah hama

Selain kutu putih ada juga hama lalat buah. Pengendalian secara organik dengan mnejebaknya menggunakan petrogenol. Atau teman-teman bisa menggunakan pembungkus buah jika ingin lebih alami dan hemat. Namun ya itu, sedikit lebih repot pastinya…

tomat cherry kuning, tips sukses tanam tomat
tomat yang rutin saya treatment dengan neem oil

10. Pemanenan
Umumnya tomat bisa dipanen saat berumur sekitar 2 bulan setelah tanam. Panen sesuai kebutuhan kita. Jika kita ingin membuat pepes atau sambal ijo panen saat masih hijau. Jika ingin membuat jus panen ketika sudah matang benar agar rasanya manis. Baiknya tomat dipanen pada pagi hari agar segar lebih lama. Penyimpanan di tempat kering sejuk dan tomatpun juga dalam keadaan kering.

tomat sayur, tips sukses tanam tomat
panen tomat sesuai kebutuhan

Oh ya, tomat adalah tanaman semusim (annual). Artinya setelah masa berbuahnya selesai, pohon tomat akan layu lalu mati. Jika kita ingin menanam lagi harus mulai dari menyemai benih.

menyemai tomat pada rockwool, tips sukses tanam tomat
menyemai tomat sebulan sekali agar terus punya stok tanaman tomat di kebun

Okay teman-teman, itulah sepuluh tips menanam tomat berdasarkan pengalaman saya. Semoga bermanfaat dan tanaman tomat kita tumbuh dengan subur ya.. Sampai jumpa di postingan selanjutnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *